Followers

Sunday, October 4, 2015

Travel Log 7.0 Umrah 15-26 June 2015 Day 9 (23 Jun 2015) Ziarah Luar & Umrah Sunat

Harini program ziarah luar kota Makah...

            Semua kumpul pukul 7.30 pagi naik bas, pasal lokasi ziarah luar dah lupa sikit2. insyallah hopefully betul. Lokasi pertama yang mutawif bawak adalah Jabal Tsur





Maklumat berkaitan Jabal Tsur:
https://kisuta.wordpress.com/2013/01/09/jabal-tsur-tempat-bersembunyi-rasulullah-sebelum-bertolak-hijrah/

JEMAAH haji dari seluruh penjuru dunia, ketika berada di Kota Mekah, biasanya menyempatkan diri berziarah ke Jabal Tsur. Gunung ini merupakan tempat bersejarah perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan Islam.
Jabal Tsur berjarak sekitar enam kilometer arah Selatan Masjidilharam. Gunung tertinggi di Kota Mekah ini memiliki 3 puncak yang bersambungan dan berdekatan, di puncaknya terdapat gua yang bernama Gua Tsur tempat Rasulullah dan sahabatnya Abu Bakar Ashiddiq bersembunyi dari kejaran kaum kafir Quraisy. Peristiwa ini terjadi pada tahun 622 M sewaktu Rasulullah akan hijrah menuju Kota Madinah.
Dengan pertolongan Allah SWT, orang kafir yang mengejar Rasulullah saat itu terkecoh ketika berada di depan gua. Mereka menemukan pintu gua di mana Rasulullah bersembunyi ditutupi sarang laba-laba dan burung merpati yang sedang bertelur. Mereka berkesimpulan, tak mungkin ada orang yang baru masuk ke dalam gua itu. Pengejaran dihentikan dan mereka pun kembali ke Mekah. Padahal Nabi dan Abu Bakar memang sedang berada dalam gua tersebut.
Bersembunyi selama tiga hari. Asma, anak Abu Bakar, adalah penolong yang secara diam-diam datang berulang kali mengantarkan makanan dan kebutuhan lainnya. Setelah merasa aman barulah Rasulullah meneruskan perjalan hijrah.
Tinggi Jabal Tsur mencapai 5.000 feet atau sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut. Kondisi kemiringan gunungnya tidak terlalu curam, hanya sekitar 45 hingga 50 derajat. Jika ingin masuk ke dalam gua harus bertiarap dan setelah masuk hanya dapat duduk saja. Untuk mencapai gua Tsur ini memerlukan perjalanan mendaki selama kurang lebih 1,5 jam. Di sepanjang pendakian dapat ditemukan pendaki merupakan jemaah haji dari berbagai negara di antaranya Pakistan, Banglades, Philipinan, Cina, serta sejumlah negara lainya.
Berada di puncak Jabal Tsur, selain melihat Gua Tsur para penziarah pun dapat melihat Kota Mekah di mana kemegahan Masjidilharam tampak jelas memukau. Sementara itu para penziarah setelah berada di puncak Tsur, juga dapat beristirahat karena banyak pedagang yang menyediakan makanan, minuman, selain cendera mata. Di samping tersedia juga tempat shalat.
Di puncak Jabal Tsur masih banyak merpati yang hidup dan berkembang biak, yang selalu mendapatkan makanan dari penziarah, yang mendapatkan makanan burung dari pedagang di sekitar Gua Tsur










Lepas Jabal Thur, jemaah bergerak ke padang Arafah singgah sebentar di Jabal Rahmah, Jabal Rahmah tempat yang istimewa sbb merupakan tempat pertemuan adam dan hawa setelah terpisah. Ustaz bagitahu tempat ni mustajab doa berkaitan jodoh samaada pasangan sudah berkahwin atau seseorang yang belum berkhwin dan doa 2 lain. Ada tangga yang disediakan untuk naik smpi ke puncak. Bila kat puncak kita berdoa lah apa sahaja menghadap kibat boleh nampk jam Menara tu tanda kat mana Kabah. So aku ambik lah peluang berdoa, semua orang diciptakan berpasangankan..samaada laki atau ppuan..mungkin rezeki aku tak smpi lagi untuk jumpa orang yang jadi pasangan aku. last aku rapat ngan ppuan 2008 masa belaja lepas tu masing2 bawa haluan masing2..lepas tu aku tak rapat ngan mana 2 ppuan smpai skrg just kwn2 biasa je. skrg aku pun tak tahu ngan sapa nak berkasih sayang huhu..

            Doa yang biasa aku doa, supaya dipertemukan dengan seorang yang baik terima aku seadanya, supaya kami dpt berkasih sayang kerana Allah,  dpt mejadi peneman hidup aku dan dpt melahirkan zuriat untuk agamamu ya Allah S.W.T..amin

Walupun kadang2 rase sunyi tapi masih ada family dan Allah S.W.T








Sejarah Jabal Rahmah

Penciptaan Adam dan hawa menjadi sejarah nyata bagi kehidupan seluruh umat di dunia. Jejak-jejak keberadaan dua makhluk pertama di dunia ini dapat kita jumpai di beberapa tempat. Salah satunya di Jabal Rahmah.
Jabal Rahmah berada di bagian timur Padang Arafah di kota Mekkah Arab Saudi. Sesuai dengan namanya, jabal berarti sebuah bukit atau gunung, sementara Rahmah adalah kasih sayang. Sesuai dengan namanya, bukit ini di yakini sebagai pertemuan antara Nabi Adam dan Siti Hawa setelah mereka dipisahkan dan diturunkan dari syurga oleh Allah selama bertahun-tahun setelah melakukan kesalahan dengan memakan buah khuldi yang terlarang.
Konon berdasarkan cerita ahli sejarah, Nabi Adam diturunkan di negeri India, sedangkan Siti Hawa diturunkan di Iraq Setelah keduanya bertaubat untuk memohon ampun, akhirnya atas izin Allah mereka dipertemukan di bukit ini.
Setelah pertemuan ini, Adam dan Hawa melanjutkan hidup mereka dan melahirkan anak-anak keturunanya sampai sekarang.
Untuk menuju puncak tempat ini, kita akan menempuhnya sekitar 15 menit dari dasar bukit. Bukit batu ini berada pada ketinggian kurang lebih enam puluh lima meter yang puncaknya menjulang. Di bukit ini terdapat sebuah monumen yang terbuat dari beton persegi empat dengan lebar kurang lebih 1, 8 meter dan tingginya 8 meter. Menuju puncak bukit ini pemerintah setempat telah membangun infrastruktur yang memadai sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk menikmatinya. Infrastruktur ini berupa jalanan berbentuk tangga dengan 168 undakan menuju puncak tugu.
Dari bukit ini kita bisa menyaksikan hamparan padang Arafah yang setiap tahunnya dipadati oleh jamaah dari seluruh penjuru dunia ketika musim haji tiba. Juga dapat menyaksikan matahari yang terbit atau juga sinar jingga yang mengiringi saat menjelang terbenamnya matahari.
Jabal Rahmah juga merupakan tempat wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad SAW tatkala melakukan wukuf. Wahyu tersebut termuat dalam QS Al-Maidah (5) : 3, “Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Ku sempurnakan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu. …..
Turunnya ayat ini membuat para sahabat bersedih, sebab mereka merasa akan kehilangan Rasulullah dan tak berapa lama kemudian, Rasulullah dipanggil menghadap oleh Allah SWT.



Selepas di Jabal Rahmah ...bas membawa jemaah melalui padang Arafah(Jabal Rahmah Terletak di Arafah) Muzdalifah..Mina dan Jamarat tempat melontar..lalu khemah jemaah haji

Sejarah Arafah:

Padang Arafah merupakan daerah terbuka dan luas yang terletak di sebelah timur luar kota suci Makkah, disinilah umatIslam menunaikan rukun wukuf. Wukuf di padang Arafah merupakan salah satu rukun haji, bagi mengingati kembali peristiwa di mana Nabi Adam a.s. dan Hawa telah diturunkan ke bumi dari syurga atas sebab mengingkari perintah Allah dan terpedaya oleh tipu daya Iblis. Mereka telah dipisahkan di dunia ini dan mengambil masa 40 tahun untuk bertemu kembali. Tempat pertemuan mereka adalah di Gunung Arafah tepatnya di Jabar Rahmah beerti "Gunung Rahmat". Di sinilah bertahun-tahun mereka memohon ampun daripada Allah. Akhirnya permohonan mereka diterima Allah. Wukuf di Padang Arafah pada 9 Zulhijjah bererti berhenti seketika di padang itu. Berada di padang Arafah dalam suasana hangat dan panas terik memberi peringatan awal kepada umat Islam mengenai keadaan di Padang Mahsyar di mana semua manusia tanpa mengira bangsa, pangkat atau kedudukan akan dihimpunkan untuk menerima pengadilan berdasarkan amalan makruf dan munkar mereka semasa di dunia.

Sejarah Muzdalifah:
Muzdalifah (Bahasa Arabمزدلفة‎) adalah suatu kawasan dari kawasan yang terletak di antara Mina dan Arafah di Arab Saudi. Kawasan ini merupakan sebahagian dari Tanah Haram (Masyair Haram). Umat Islam yang menunaikan ibadah Haji pada bulan Zulhijjah adalah diminta untuk berada di Muzdalifah sekurang-kurangnya dari waktu terbit fajar hari Nahr, tanggal 10 Zulhijjah (menurut ulama Syafi`iah (Syafie) dan Hanabilah boleh dari setengah akhir malam pada hari Nahr) sampai waktu terbit matahari hari Nahr.

Sejarah Mina:
Mina adalah sebuah lembah di padang pasir yang terletak sekitar 5 kilometer sebelah Timur kota MekkahArab Saudi. Ia terletak di antara Mekkah dan Muzdalifah. Mina mendapat julukan kota tenda, karena berisi tenda-tenda untuk jutaan jamaah haji seluruh dunia. Tenda-tenda itu tetap berdiri meski musim haji tidak berlangsung. Mina paling dikenal sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan lempar jumrah dalam ibadah haji
Mina didatangi oleh jamaah haji pada tanggal 8 Dzulhijah atau sehari sebelum wukuf di Arafah. Jamaah haji tinggal di sini sehari semalam sehingga dapat melakukan shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Subuh. Kemudian setelah sholat Subuh tanggal 9 Dzulhijah, jamaah haji berangkat ke Arafah.
Jamaah haji datang lagi ke Mina setelah selesai melaksanakan wukuf di Arafah. Jamaah haji ke Mina lagi karena para jamaah haji akan melempar jumrah. Tempat atau lokasi melempar jumrah ada 3 yaitu Jumrah Aqabah, Jumrah Wusta dan Jumrah Ula. Di Mina jamaah haji wajib melaksanakan mabit (bermalam) yaitu malam tanggal 11,12 Dzulhijah bagi jamaah haji yang melaksanakan Nafar Awal atau malam tanggal 11,12,13 dzulhijah bagi jamaah yang melaksanakan Nafar Tsani.
Mina juga merupakan tempat atau lokasi penyembelihan binatang kurban. Di Mina ada mesjid Khaif, merupakan masjid dimana Nabi Muhammad SAW melakukan shalat dan khutbah ketika berada di Mina saat melaksanakan ibadah haji.












Lepas tu bas bawa jemaah ke Masjid Jaranah tukar pakai kain irham..dan  untuk miqat dan mcm biase sampai ke masjid tunaikan solat sunat irham. Naik bas balik niat irham bersama dengan mutawif, bas bergerak kebali ke Mekah.... dalam perjalanan pulang ke Mekah bas melalui Jabal Nur Gua Hira. Ustaz ckp kalau nak daki kene buat malam.

Sejarah Hira:
Gua Hira (Bahasa Arabغار حراء‎, Ġār Ḥirāʾ) ialah sebuah gua yang terletak kira-kira 2 bt (3.2 km) dari Makkah, di atas sebuah gunung bernama Jabal al-Nour di wilayah Hijaz di Arab Saudi. Gua itu sendiri berukuran 12 ka (3.7 m) panjang dan 5 ka 3 in (1.60 m) lebar.[1] Tinggi gua itu ialah 270 m (890 ka) dan boleh didaki dengan kira-kira 600 anak tangga.[2] Letaknya pada tebing menanjak yang agak curam walaupun Gunung Nur tidaklah terlalu tinggi. Namun begitu, pendakian menuju ke Gua Hira melalui jalan lereng-lereng Bukit Nur yang kering dan berbatu, setiap orang haruslah memiliki kekuatan fizikal dan mental yang kuat.
Gua ini terkenal sebagai tempat di mana Nabi Muhammad s.a.w. menerima wahyu yang pertama daripada Allah melalui Malaikat Jibril.[1] Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad SAW selalu menyendiri dan bermunajat selain bertahannuth dan bertaqarrub kepada Allah SWT selama tiga tahun. Baginda juga selalu ke situ bagi menghindari masyarakat Arab Jahiliyah yang pada saat itu masih belum beriman kepada Allah dan sering melakukan maksiat dan dosa-dosa besar



Smpi  balik ke Mekah, singgah hotel kali ni ustaz tak bimbing buat umrah. kita buat masing2, aku start umrah pukul 10.30 smpi kul 11.30 aku abis duk kat Masjidil Haram tunggu zohor ...Alhamdulilah selesai umrah sunat ke3. Lepas tu balik hostel rehat...


Klu ikut adik aku banyak tempat untuk ziarah luar yang dia tak bawak mcm ladang unta (Sbb Mers kot) dan Muzium berbanding yang dia gi ngan mak ayah aku 2013







No comments:

Post a Comment